Updates from April, 2008 Hide threads | Keyboard Shortcuts

  • Sholat Dhuha Dahulu, Baru Beraktivitas 

    fitri 5:54 am on April 13, 2008 Permalink | Log in to leave a Comment

    Salah satu sholat sunnah yg dicontohkan Rasululloh SAW adalah sholat sunnah Dhuha. Bahkan beliau menjadikan sholat dhuha ini sebagai salah satu wasiat beliau, sebagaimana hadits berikut:
    Abu Hurairah r.a. meriwayatkan: ” Kekasihku, Rasulullah SAW berwasiat kepadaku mengenai tiga hal :
    a) agar aku berpuasa sebanyak tiga hari pada setiap bulan,
    b) melakukan sholat dhuha dua raka’at dan
    c) melakukan sholat witir sebelum tidur.”
    ( H.R. Bukhari & Muslim ).

    Aku sendiri melakukan sholat dhuha, salah satunya untuk meluruskan niatku kuliah&bekerja, yakni menjadikan kuliah&kerja sebagai ibadah. Karena seringkali orang bekerja dg tujuan hanya mencari uang (duniawi) semata, sehingga melupakan aspek ibadah (akhirat).

    Sementara itu, manfaat sholat dhuha sendiri, dari beberapa ustad, antara lain:
    1. Agar dilapangkan dada dalam segala hal, terutama rejeki.
    2. Ungkapan terimakasih kita kepada ALLOH SWT, atas nikmat sehat tubuh kita.
    3. Pelindung kita untuk menangkal siksa api neraka di Hari Pembalasan (Kiamat) nanti.
    4. Mendapat ganjaran surga, sesuai dengan hadits Rasululloh SAW,“Di dalam surga terdapat pintu yang bernama bab ad-dhuha ( pintu dhuha ) dan pada hari kiamat nanti ada orang yang memanggil,” Dimana orang yang senantiasa mengerjakan sholat dhuha ? Ini pintu kamu, masuklah dengan kasih sayang Allah.” ( H.R. at-Tabrani).

    Waktu sholat dhuha sendiri, berdasarkan contoh Rasululloh SAW, berkisar sekitar pukul 7 pagi – 10 pagi. Dengan demikian, bisa dikatakan, sholat dhuha = sholat untuk ‘memulai’ aktivitas (sebelum berangkat bekerja).

    Sementara jumlah raka’atnya, minimal 2 raka’at dan maksimal 12 raka’at. Sholat dhuha bisa dilakukan sebelum berangkat ke kantor, atau segera setelah tiba di kantor. Anda bisa pilih, mana kondisi yang cocok untuk anda.

    Sedangkan untuk surat yg dibaca, aku senantiasa membaca Adh Dhuha(93) di raka’at pertama dan Al Ikhlas(112) di raka’at kedua, dengan alasan sebagai berikut:
    1. Adh Dhuha = sesuai dengan sholat sunnah yg aku lakukan. Di samping itu, isi dari surat 93 ini ALLOH SWT akan memberi kecukupan kepada hamba2-Nya. Selain itu, surat ini juga mengingatakan kita agar tidak sewenang-wenang terhadap anak yatim, juga tidak menghardik orang yang meminta-minta (pengemis) kepada kita.

    Justru pada surat ini, ALLOH SWT menyuruh kita agar berbagi rejeki yg telah diberikan-Nya, kepada orang lain yang membutuhkan.

    2. Al Ikhlas = untuk memperkuat iman (tauhid), bahwa hanya ALLOH SWT yg berhak disembah. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan membaca Al Ikhlas, aku berharap agar jika maut menjemputku, maka iman tidak lepas dari qalbuku.

    Jadi, jangan tunggu lagi…segera dirikan sholat dhuha! -)

    Disadur dari: http://tausyiah275.blogsome.com/

    <td pg fit sholat dhuha, eh selesai sholat lgsg diberi riski… berupa jajanan pasar dari ibu kost… tuh kan, bener… he2… Dulu, pas abis sholat Dhuha, fit jg pernah dilancarkan saat  mengerjakan soal kuis dari dosen…

    So, kalo fit lupa mo shalat dhuha, mohon temen2 mengingatkan, ya…>

     
  • Kisah seekor Belalang 

    fitri 8:34 am on April 11, 2008 Permalink | Log in to leave a Comment

    Seekor belalang telah lama terkurung dalam sebuah kotak.

    Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya
    tersebut. Dengan gembira ia melompat-lompat menikmati
    kebebasannya.

    Di perjalanan dia bertemu dengan seekor belalang lain.
    Namun dia keheranan mengapa belalang itu bisa melompat
    lebih tinggi dan lebih jauh darinya.

    Dengan penasaran ia menghampiri belalang itu, dan bertanya,
    “Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh,
    padahal kita tidak jauh berbeda dari usia ataupun bentuk
    tubuh ?”.

    Belalang itu pun menjawabnya dengan pertanyaan,
    “Dimanakah kau selama ini tinggal? Karena semua belalang
    yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang
    aku lakukan”.

    Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak
    itulah yang membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi
    belalang lain yang hidup di alam bebas.

    Renungan :
    Kadang-kadang kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah
    juga mengalami hal yang sama dengan belalang.

    Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan
    yang beruntun, perkataan teman atau pendapat tetangga,
    seolah membuat kita terkurung dalam kotak semu yang
    membatasi semua kelebihan kita. Lebih sering kita mempercayai
    mentah-mentah apapun yang mereka voniskan kepada kita
    tanpa pernah berpikir benarkah Anda separah itu?
    Bahkan lebih buruk lagi, kita lebih memilih mempercayai
    mereka daripada mempercayai diri sendiri.

    Tidakkah Anda pernah mempertanyakan kepada nurani bahwa
    Anda bisa “melompat lebih tinggi dan lebih jauh” kalau Anda
    mau menyingkirkan “kotak” itu?
    Tidakkah Anda ingin membebaskan diri agar Anda bisa mencapai
    sesuatu yang selama ini Anda anggap diluar batas kemampuan
    Anda?

    Beruntung sebagai manusia kita dibekali Tuhan kemampuan
    untuk berjuang, tidak hanya menyerah begitu saja pada apa
    yang kita alami. Karena itu teman, teruslah berusaha mencapai
    apapun yang Anda ingin capai. Sakit memang, lelah memang,
    tapi bila Anda sudah sampai di puncak, semua pengorbanan
    itu pasti akan terbayar.

    Kehidupan Anda akan lebih baik kalau hidup dengan cara hidup
    pilihan Anda. Bukan cara hidup seperti yang mereka pilihkan
    untuk Anda.

    sumber: http://www.motivasi.web.id/?p=27

     
  • Raja Dan Laba-Laba 

    fitri 8:32 am on April 11, 2008 Permalink | Log in to leave a Comment

    Dahulu kala di negeri Skonlandia, ada seorang raja bernama Bruce.

    Dia sudah enam kali memimpin pasukannya menuju medan perang melawan sang agresor dari England , namun selama enam kali pertempuran itu, pasukannya selalu babak belur dihajar oleh musuh, hingga terpaksa mengalami kekalahan dan melarikan diri ke hutan.

    Akhirnya, dia sendiri juga bersembunyi di sebuah gubuk kosong di dalam hutan belantara.

    Suatu hari, hujan turun dengan derasnya, air hujan menerobos dari atap rumah yang bocor mengenai muka Bruce, sehingga dia terbangun dari tidurnya. Sesaat dia merenungi nasibnya yang malang karena tidak dapat mengalahkan musuh, walaupun dia telah mengerahkan segala daya upaya.

    Semakin dia memikirkan hal ini, hatinya semakin pedih dan hampir putus asa.

    Pada saat itu, mata Bruce menatap ke atas balok kayu yang melintang diatas kepalanya, disana ada seekor laba-laba sedang merajut sarangnya.

    Dia dengan seksama memperhatikan gerak gerik laba-laba tersebut, dihitungnya usaha si laba-laba yang telah enam kali berturut-turut berusaha sekuat tenaga mencoba mengaitkan salah satu ujung benang ke balok kayu yang berada di seberangnya, namun akhirnya gagal juga.

    “Sungguh kasihan makhluk kecil ini.”
    kata Bruce, “Seharusnya kau menyerah saja!”

    Namun, sungguh diluar dugaan Bruce, walaupun telah enam kali si laba-laba gagal mengaitkan ujung benangnya, dia tidak lantas putus asa dan berhenti berusaha, dia coba lagi untuk yang ke tujuh kalinya, dan kali ini dia berhasil. Melihat ini semua, Bruce sungguh merasa kagum dan lupa pada nasib yang menimpa dirinya.

    Bruce akhirnya berdiri dan menghela napas panjang, lalu dengan lantang dia berteriak: “Aku juga akan bertempur lagi untuk yang ketujuh kalinya!”

    Bruce akhirnya benar-benar mendapatkan semangatnya kembali, ia segera mengumpulkan dan melatih lagi sisa-sisa pasukannya, lalu mengatur strategi dan menggempur lagi pertahanan musuh, dengan susah payah dan perjuangan yang tak kenal menyerah, akhirnya Bruce berhasil mengusir pasukan musuh dan merebut kembali tanah airnya.

    sumber: http://www.motivasi.web.id/?p=31

     
  • Pencuri Kue 

    fitri 8:26 am on April 11, 2008 Permalink | Log in to leave a Comment

    Seorang wanita sedang menunggu di bandara suatu malam.

    Masih ada beberapa jam sebelum jadwal terbangnya tiba.
    Untuk membuang waktu, ia membeli buku dan sekantong
    kue di toko bandara lalu menemukan tempat untuk duduk.

    Sambil duduk wanita tersebut membaca buku yang baru
    saja dibelinya.
    Dalam keasyikannya tersebut ia melihat lelaki
    disebelahnya dengan begitu berani mengambil satu atau
    dua dari kue yang berada diantara mereka.

    Wanita tersebut mencoba mengabaikan agar tidak terjadi
    keributan.Ia membaca, mengunyah kue dan melihat jam.
    Sementara si Pencuri Kue yang pemberani menghabiskan
    persediaannya. Ia semakin kesal sementara menit-menit
    berlalu.

    Wanita itupun sempat berpikir Kalau aku bukan orang
    baik, sudah ku tonjok dia! Setiap ia mengambil satu
    kue, Si lelaki juga mengambil satu.

    Ketika hanya satu kue tersisa, ia bertanya-tanya apa
    yang akan dilakukan lelaki itu. Dengan senyum tawa di
    wajahnya dan tawa gugup, Si lelaki mengambil kue
    terakhir dan membaginya dua. Si lelaki menawarkan
    separo miliknya, sementara ia makan yang separonya
    lagi.

    Si wanita pun merebut kue itu dan berpikir ‘Ya ampun
    orang ini berani sekali, dan ia juga kasar, malah ia
    tidak kelihatan berterima kasih’.

    Belum pernah rasanya ia begitu kesal. Ia menghela
    napas lega saat penerbangannya diumumkan. Ia
    mengumpulkan barang miliknya dan menuju
    pintu gerbang. Menolak untuk menoleh pada si “Pencuri
    tak tahu terima kasih!”.

    Ia naik pesawat dan duduk di kursinya, lalu mencari
    bukunya, yang hampir selesai dibacanya. Saat ia
    merogoh tasnya, ia menahan napas dengan kaget. Disitu
    ada kantong kuenya, di depan matanya.

    Koq milikku ada di sini erangnya dengan patah hati,
    Jadi kue tadi adalah miliknya dan ia mencoba berbagi.
    Terlambat untuk minta maaf, ia tersandar sedih. Bahwa
    sesungguhnya dialah yang kasar, tak tahu terima kasih
    dan dialah pencuri kue itu.

    Dalam hidup ini kisah pencuri kue seperti tadi sering
    terjadi. Kita sering berprasangka dan melihat orang
    lain dengan kacamata kita sendiri/subjektif serta tak
    jarang kita berprasangka buruk terhadapnya.

    Orang lainlah yang selalu salah,
    orang lainlah yang patut disingkirkan,
    orang lainlah yang tak tahu diri,
    orang lainlah yang berdosa,
    orang lainlah yang selalu bikin masalah,
    orang lainlah yang pantas diberi pelajaran.

    Padahal…..???
    kita sendiri yang mencuri kue tadi, padahal kita
    sendiri yang tidak tahu malu.
    Kita sering mempengaruhi, mengomentari, mencemooh
    pendapat, penilaian atau gagasan orang lain sementara
    sebetulnya kita tidak tahu betul permasalahannya.

    Sumber: http://www.motivasi.web.id/?p=25

     
  • Cerita ttg Tukang Ledeng 

    fitri 8:07 am on April 11, 2008 Permalink | Log in to leave a Comment

    That’s So Amazing

    Suatu hari bos Mercedez Benz mempunyai masalah dengan kran air dirumahnya.

    Kran itu selalu bocor hingga dia kawatir anaknya terpeleset jatuh . Atas rekomendasi seorang temannya , Mr. Benz menelpon seorang tukang ledeng untuk memperbaiki kran miliknya . Perjanjian perbaikan ditentukan 2 hari kemudian karena si tukang ledeng rupanya cukup sibuk . Si tukang ledeng sama sekali tidak tahu bahwa si penelpon adalah bos pemilik perusahaan mobil terbesar di Jerman .

    Satu hari setelah ditelpon Mr.Benz , pak tukang ledeng menghubungi mr.Benz untuk menyampaikan terima kasih karena sudah bersedia menunggu satu hari lagi . Bos Mercy ini pun kagum atas pelayanan dan cara berbicara pak tukang ledeng .

    Pada hari yang telah disepakati , si tukang ledeng datang ke rumah Mr.Benz untuk memperbaiki kran yang bocor . Setelah kutak sana kutak sini , kranpun selesai diperbaiki dan pak tukang ledeng pulang setelah menerima pembayaran atas jasanya .

    Sekitar 2 minggu setelah hari itu , si tukang ledeng menghubungi Mr.Benz untuk menanyakan apakah kran yang diperbaiki sudah benar-benar beres atau masih timbul masalah ? Mr. Benz berpikir pasti orang ini orang hebat walaupun cuma tukang ledeng .
    Mr. Benz menjawab di telepon bahwa kran dirumahnya sudah benar-benar beres dan mengucapkan terima kasih atas pelayanan pak tukang ledeng .

    Tahukah anda bahwa beberapa bulan kemudian Mr. Benz merekrut si tukang ledeng untuk bekerja di perusahaannya ?

    Ya , namanya Christopher L.Jr . Posisi beliau saat ini adalah : General manager Customer Satisfaction and Public Relation di Mercedez Benz !

    Jangan lupa dan aplikasikan dalam tingkah laku sehari hari :

    1. Masukkan hanya informasi dan nasehat bergizi untuk otak kita . Jangan pernah memberinya sampah .

    2. Jangan sampai rasa takut mengalahkan kita . Hadapi dia face to face !

    3. Tersenyumlah dengan tulus hingga gigi kita terlihat dan Jadilah orang yang menyenangkan .

    4. Selalu tambahkan keju dan pelayanan terbaik walaupun itu tidak diminta…

     
c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
esc
cancel