Belajar, yuuuk!

Sekarang, Fit ingin sekali belajar Bahasa Inggris… Abiz, bahasa Inggris-nya anggota badan saja dah banyak yang lupa… Kosakata miskin, grammar payah, listening skill ga bisa diharapkan… hu3x…

Sekarang, Fit gi mencoba mencari modul2 latihan bahasa Inggris… Kalau bisa English for children dulu, lah… Tapi ga’ nemu2…

Ada yang bisa bantu? Atau ada yg mau minjemin CD Belajar Bahasa Inggris?

10 tips andalan untuk belajar Bahasa Inggris

* Nonton film dengan Bahasa Inggris dengan menggunakan subtitle Bahasa Inggris saja.

* Gunakan Internet untuk berbicara dengan dan mencari teman dari negara-negara yang menggunakan Bahasa Inggris.

* Baca koran-koran dan majalah-majalah yang menggunakan Bahasa Inggris. Ada ratusan koran dan majalah Bahasa Inggris yang bisa kamu baca dari Internet.

* Coba berbicara menggunakan Bahasa Inggris dengan anggota keluarga dan teman-teman setiap hari. Semakin rajin kamu berlatih, semakin percaya diri kamu dalam menggunakannya.

* Buat catatan khusus untuk kata-kata yang baru kamu pelajari.Ini cara yang baik sekali untuk menambah perbendaharaan kata.

* Kenapa tidak buat blog kamu sendiri dalam Bahasa Inggris?

* Ikuti siaran berita dari BBC World atau CNN secara rutin.

* Coba untuk berlatih dengan penutur asli yang bisa kamu jumpai disekitar kamu. Pusat-pusat perbelanjaan dan tempat pariwisata adalah tempat yang paling ideal untuk bertemu orang asing.

* Kunjungi situs-situs belajar Bahasa Inggris yang ada di Internet-kamu dapat melakukan beberapa latihan dan tes gratis

sumber : www.aimjakarta.com

Dahsyatnya Rasa Sakit Saat Sakaratul Maut

Sabda Rasulullah SAW : “Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang” (HR Tirmidzi)
Sabda Rasulullah SAW : “Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek ?” (HR Bukhari)

Atsar (pendapat) para sahabat Rasulullah SAW .
Ka’b al-Ahbar berpendapat : “Sakaratul maut ibarat sebatang pohon berduri yang dimasukkan kedalam perut seseorang. Lalu, seorang lelaki menariknya dengan sekuat-kuatnya sehingga ranting itupun membawa semua bagian tubuh yang menyangkut padanya dan meninggalkan yang tersisa”.

Imam Ghozali berpendapat : “Rasa sakit yang dirasakan selama sakaratul maut menghujam jiwa dan menyebar ke seluruh anggota tubuh sehingga bagian orang yang sedang sekarat merasakan dirinya ditarik-tarik dan dicerabut dari setiap urat nadi, urat syaraf, persendian, dari setiap akar rambut dan kulit kepala hingga kaki”.

Imam Ghozali juga mengutip suatu riwayat ketika sekelompok Bani Israil yang sedang melewati sebuah pekuburan berdoa pada Allah SWT agar Ia menghidupkan satu mayat dari pekuburan itu sehingga mereka bisa mengetahui gambaran sakaratul maut. Dengan izin Allah melalui suatu cara tiba-tiba mereka dihadapkan pada seorang pria yang muncul dari salah satu kuburan. “Wahai manusia !”, kata pria tersebut. “Apa yang kalian kehendaki dariku? Limapuluh tahun yang lalu aku mengalami kematian, namun hingga kini rasa perih bekas sakaratul maut itu belum juga hilang dariku.”

Proses sakaratul maut bisa memakan waktu yang berbeda untuk setiap orang, dan tidak dapat dihitung dalam ukuran detik seperti hitungan waktu dunia ketika kita menyaksikan detik-detik terakhir kematian seseorang. Mustafa Kemal Attaturk, bapak modernisasi (sekularisasi) Turki, yang mengganti Turki dari negara bersyariat Islam menjadi negara sekular, dikabarkan mengalami proses sakaratul maut selama 6 bulan (walau tampak dunianya hanya beberapa detik), seperti dilaporkan oleh salah satu keturunannya melalui sebuah mimpi.

Rasa sakit sakaratul maut dialami setiap manusia, dengan berbagai macam tingkat rasa sakit, ini tidak terkait dengan tingkat keimanan atau kezhaliman seseorang selama ia hidup. Sebuah riwayat bahkan mengatakan bahwa rasa sakit sakaratul maut merupakan suatu proses pengurangan kadar siksaan akhirat kita kelak. Demikianlah rencana Allah. Wallahu a’lam bis shawab.

 
diambil dari kebunhikmah.com 

Sistem Belajar “MURDER”

a4.jpg
Sistem belajar ini dikenal dengan “MURDER“, yang terdiri dari Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, dan Review. Perincian sistem belajar “MURDER” ini, diadaptasi dari buku The Complete Problem Solver oleh Bob Nelson. Silahkan telaah dan cermati untuk dilaksanakan…………………
  • Mood – Suasana Hati:

Ciptakan selalu mood yang positif untuk belajar. Ini bisa dilakukan dengan menentukan waktu, lingkungan dan sikap belajar yang sesuai dengan pribadimu.

  • Understand – Pemahaman:

Tandai informasi bahan pelajaran yang TIDAK kamu mengerti dalam satu unit. Fokuskan pada unit tersebut atau melakukan beberapa kelompok latihan untuk unit itu.

  • Recall – Ulang:

Setelah belajar satu unit, berhentilah dan ulang bahan dari unit tersebut dengan kata-kata yang kamu buat SENDIRI.

  • Digest – Telaah:

Kembalilah pada unit yang tidak kamu mengerti dan PELAJARI KEMBALI keterangan yang ada.
Lihatlah informasi yang terkait pada artikel, buku teks atau sumber lainnya, atau diskusikan dengan teman atau guru/dosen.

  • Expand – Kembangkan:

Pada langkah ini, tanyakan tiga persoalan berikut terhadap materi yang telah kamu pelajari:
• Andaikan saya bertemu dengan penulis materi tersebut, pertanyaan atau kritik apa yang hendak saya ajukan?
• Bagaimana saya bisa membuat informasi ini menjadi menarik dan mudah dipahami oleh siswa/mahasiswa lainnya?
• Bagaimana saya bisa mengaplikasikan materi tersebut ke dalam hal yang saya sukai?

  • Review – Pelajari Kembali:

Pelajari kembali materi pelajaran yang sudah dipelajari. Ingatlah strategi yang telah membantu kamu mengerti dan/atau mengingat informasi. Jadi, terapkan strategi tersebut untuk cara belajarmu berikutnya.


Materi diadaptasi dari:
Landsberger, Joe. The MURDER Study System

Tips belajar efektifnya Fitri: wayangan, alias kebut semalem… kalo ga mood, ga mau belajar… pas ujian, dijamin ngarang!!! Hasilnya??? Ga pinter2…