Contoh laki-laki yang baik:
Kurang lebih seminggu yang lalu, sahabatku (putri) bercerita:
“Tau nggak Fit, waktu aku ikut rihlah di daerah Sungai Oya, aku sempat terhanyut saat sungai dalam kondisi banjir.
Waktu itu kelompokku mau menyeberang.. Panitia sudah menyuruh kami bergerak cepat di seberang sana. Kami pun menyeberang dengan alat yang kami punyai dengan bergandengan tangan satu sama lain. Namun, salah seorang anggota kelompokku ada yang tergelincir, sehingga aku dan kedua temanku pun terhanyut dalam derasnya arus sungai. Aku berusaha tidak panik meski aku harus mendekap salah satu temanku yang sudah pasrah. Ya ampun Fit, waktu itu aku ingat kedua orang tuaku, juga kewajiban-kewajibanku yang belum kutunaikan. Aku hanya bisa berteriak ALLAHUAKBAR berkali-kali. Kami hanyut cukup jauh. Tapi, alhamdulillah. Allah memberiku kekuatan pada kakiku. Tanpa sadar, badanku bisa menepi (dengan tetap mendekap temanku). Kami bertiga selamat.
Tau tidak, saat kami terhanyut, semua panitia berlari sekuat tenaga mengejar kami. Apalagi panitia laki-laki, mereka berlari secepat mungkin. Namun, rasa-rasanya orang yang pandai berenang pun tidak akan mampu menolong kami karena sungai dalam keadaan banjir. Bahkan seorang warga setempat mengatakan bahwa kami tidak akan selamat.
Tau tidak, saat aku berhasil menepi, ada ikhwan (panitia laki-laki) mendekat ke arahku. Aku jadi berpikir, berarti mereka berlari cepat sekali. Waktu itu jilbabku terlepas secara tidak sengaja. Kau tau apa yang dilakukan si Ikhwan tadi? Dia pun buru-buru memalingkan mukanya agar tidak melihatku dalam kondisi seperti itu. Lantas, para panitia putri pun berdatangan..”
Mendengar ceritanya aku hanya bisa berkata,”Ya ampun….”
Sahabatku pun melanjutkan ceritanya, “Di acara rihlah selanjutnya, rupa-rupanya kami dianggap trauma karena kejadian tsb. Tau tidak, ada seorang ikhwan yang rela menginap di lokasi rihlah semalam sebelum acara dimulai, sendirian lagi! Tau tidak apa yang dilakukannya malam itu? Dia membuat jembatan bagi kami di sungai yang harus kami sebrangi. Padahal, sungai itu hanya sungai kecil! Keren ya, dia???”
Komentarku, “Karena laki-laki memang lebih kuat. Jadi, mereka wajib melindungi wanita… ^_^”
FITRI SALUT DENGAN LAKI-LAKI SEPERTI IKHWAN TADI!


fisha17 10:07 am on December 11, 2008 Permalink | Log in to Reply
terima kasih… itu memang sudah tugas sebagai lelaki sejati.. *loh??*
…. mudah2an kita2 selalu dijadikan manusia2 yang baik.